Larangan Study Tour Bukan Solusi, Wakil Ketua Komisi X DPR RI: yang Harus Disasar adalah Pokok Masalahnya

Minggu, 19 Mei 2024 | 11:49
Larangan Study Tour Bukan Solusi, Wakil Ketua Komisi X DPR RI: yang Harus Disasar adalah Pokok Masalahnya
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah memberikan kritik keras terhadap pelarangan study tour pelajar. Dok: dpr.go.id.
Penulis: Pipin L H | Editor: Pipin L H

AyoBacaNews.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian melayangkan kritis pedas terhadap kebijakan yang melarang kegiatan study tour pelajar.

Kebijakan tersebut, dikeluarkan menyusul peristiwa maut melibatkan rombongan study tour pelajar, dan menewaskan belasan orang.

Hetifah memberikan opsi sebagai solusi, agar fokus kebijakan diarahkan pada inspeksi kelayakan kendaraan dan operatornya.

"Yang harus disasar adalah pokok masalahnya yaitu kelaikan kendaraan dan sistem manajemen kegiatan tersebut. Bukan salahnya program study tour, apalagi kesalahan siswanya, keliru kalau yang dilarang study tour-nya," kata Hetifah dalam keterangannya dikutip dari laman dpr.go.id.

Sekolah sebagai pelaksana kegiatan dan penyedia layanan, serta pemerintah terkait yang mengizinkan kegiatan dilaksanakan tanpa adanya cross check lebih lanjut terhadap kelayakan kendaraan, dan keamanan siswa.

Lebih lanjut, Hetifah berharap, pemangku kepentingan yang terlibat dalam kebijakan tersebut dapat mempertimbangkan ulang kebijakannya.

Kemudian, fokus pada solusi yang lebih efektif untuk menjamin keselamatan, dan kenyamanan siswa dalam kegiatan study tour.

"Kami mendesak agar ditinjau kembali kebijakan ini dan fokus pada perbaikan aspek-aspek yang memang menjadi sumber masalah," kata Politisi Fraksi Golkar itu.

"Larangan study tour bukan solusi, yang diperlukan adalah pengawasan lebih ketat terhadap kelayakan kendaraan, operator transportasi, agar kegiatan study tour dapat berjalan dengan aman, dan tetap memberikan manfaat edukatif bagi siswa," tambahnya.(*)