Dampak Buruk Cakaran Kucing Jangan Dianggap Sepele, Ini Penjelasannya

Rabu, 15 Mei 2024 | 17:20
Dampak Buruk Cakaran Kucing Jangan Dianggap Sepele, Ini Penjelasannya
Dampak cakaran kucing.- Ilustrasi kucing. Kenali dampak bahaya bagi tubuh akibat cakaran kucing. - Ilustrasi Pexels/Tranmautritam.
Penulis: Nabil Aufa | Editor: Pipin L H

AyoBacaNews.com – Siapa sangka, hewan lucu dan menggemaskan ini memiliki dampak buruk bagi tubuh bila terkena cakarannya, hewan tersebut adalah kucing. Jangan heran kucing yang sedang terinfeksi bakteri dapat berbahaya bagi manusia.

Penyakit yang menginfeksi kucing ini juga disebut dengan, cat scratch disease (CSD) adalah infeksi bakteri yang disebarkan oleh kucing.

Penyakit ini menyebar saat kucing menjilati luka pada tubuh manusia, atau mencakar dan menggigit pada tubuh manusia.

Seperti dikutip dari laman cdc.govscratch, CSD disebabkan oleh bakteri bernama Bartonella henselae .

Hingga 30% kucing membawa B. henselae dalam darahnya, meskipun sebagian besar kucing yang terkena infeksi ini tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit.

Proses CSD dan terjadinya penyebaran bakteri pada tubuh manusia

Bakteri tersebut bisa menginfeksi kucing bermula dari menggaruk dan menggigit kutu, kucing mengambil kotoran kutu, yang terinfeksi di bawah kuku dan di sela-sela giginya. Kucing juga bisa tertular jika berkelahi dengan kucing lain yang terinfeksi.

Hal tersebut, dapat tertular ke manusia disaat kucing menggigit dan mencakar ke tubuh manusia, maka setelah itu terjadilah penyebaran bakteri Bartonella henselae. Jika Anda mengalami luka gores atau luka gigitan yang disebabkan kucing.

Kemudian setelah beberapa hari, luka goresan atau gigitan kucing yang terinfeksi mungkin tampak bengkak dan merah dengan lesi bulat dan menonjol serta mengeluarkan nanah.

Gejala yang akan dirasakan oleh tubuh ketika terkena cakaran atau gigitan kucing dapat dirasakan setelah 2 minggu, selain timbul benjolan dan mengeluarkan nanah di sekitar luka, gejala lainnya berupa

1.     Demam ringan.

2.     Nyeri otot, tulang, dan sendi.

3.     Sakit kepala.

4.     Kelelahan.

5.     Nafsu makan yang buruk.

6.     Pembengkakan kelenjar (kelenjar getah bening).

Cara mencegah tubuh dari penyebaran CSD

Dengan mencegah tubuh dari penularan CSD, bisa dilakukan dengan cara berikut:

1.     Berhati-hati saat bermain dengan kucing liar atau kucing peliharaan.

2.     Jika anda mempunyai kucing peliharaan, pastikan kucing anda mendapatkan perawatan ke dokter hewan secara rutin.

3.     Jaga selalu kebersihan kucing anda seperti gunting kuku, dan memberinya bedak anti kutu.

4.     Setelah bermain dengan kucing, pastikan anda selalu mencuci tangan setelah bermain dengan kucing.

Penyakit penyebaran bakteri ini sangat berbahaya bagi tubuh manusia, khususnya bagi seseorang dengan memiliki imun tubuh yang lemah.

Jika Anda tegigit atau tercakar oleh kucing, anda harus segera mencuci dan membersihkan luka tersebut.

Dengan membersihkan luka akibat cakaran dan gigitan kucing dapat menghentikan penyebaran bakteri yang berbahaya tersebut.

Demikian dengan informasi mengenai bahayanya cakaran dan gigitan kucing. Semoga bermanfaat.(*)